TPP Kabupaten Mempawah Ikuti Refreshment Pendamping Desa di Jakarta: “Pegiat Desa, Menguatkan Posisi Pendamping”
Jakarta — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Mempawah mengikuti kegiatan Refreshment Pendamping Desa Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa.
Kegiatan ini mengangkat tema “Pegiat Desa: Menguatkan Posisi Pendamping”, sebagai upaya memperkuat kapasitas dan peran strategis para pendamping desa dalam mengawal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Kegiatan refreshment ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk perwakilan TPP dari Kabupaten Mempawah yang terdiri dari Tenaga Ahli, Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa (PD/PLD). Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan mengenai regulasi terbaru, penguatan kelembagaan pendampingan, serta strategi membangun kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa. Dalam sambutannya, perwakilan Kemendesa PDTT menekankan bahwa pendamping desa merupakan ujung tombak pembangunan desa yang memiliki posisi penting sebagai penggerak partisipasi masyarakat, pengawal tata kelola keuangan desa, dan penguat kapasitas aparatur desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap pendamping semakin memahami arah kebijakan pembangunan desa tahun 2025, termasuk integrasi program prioritas nasional dengan agenda pembangunan desa berkelanjutan. Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah tentang “Pegiat Desa sebagai Agen Perubahan”, yang mendorong para pendamping untuk tidak hanya menjadi pelaksana teknis, tetapi juga menjadi inspirator, fasilitator, dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat desa. Para narasumber menegaskan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan komitmen dalam menjalankan tugas pendampingan. Perwakilan TPP Kabupaten Mempawah menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan semangat baru untuk memperkuat kerja-kerja pendampingan di lapangan. “Kami merasa semakin yakin bahwa peran pendamping tidak bisa digantikan oleh teknologi atau sistem digital. Pendamping adalah pegiat yang hadir, mendengar, dan memahami langsung dinamika masyarakat desa,” ujar salah satu peserta dari Mempawah. Dengan semangat Pegiat Desa, Menguatkan Posisi Pendamping, kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh jejaring kerja antarpendamping di seluruh Indonesia serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah desa dalam mewujudkan Desa Tangguh, Maju, dan Mandiri.